Kamis , 24 Mei 2018
Beranda / Halaman Utama / Wagub Letakan Batu Pertama Pembangunan SMAN 2 Basa Ampek Balai

Wagub Letakan Batu Pertama Pembangunan SMAN 2 Basa Ampek Balai

Sektor pembangunan pendidikan di Kabupaten Pesisir Selatan, terutama untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dimana beberapa sekolah telah terjadi ledakan murid yang membuat sekolah yang ada tidak maksimal proses belajar mengajarnya. Termasuk di daerah Basa Ampek Balai yang baru memiliki SMA Negeri 1 dan tak sanggup lagi menampung jumlah ledakan murid setiap tahunnya.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit pada saat acara peletakan batu pertama pembangunan SMA Negeri 2 Basa Ampek Balai Kecamatan Tapan Kabupaten Pesisir Selatan, Sabtu (12/5/2018).

Hadir dalam kesempatan itu Kadis Pendidikan Drs. Burhasman, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Drs. Syafrizal Ucok, MM, Asisten Pembangunan Pessel, Tokoh Masyarakat Tapan, Camat dan Walinagari Basa Ampek Balai.

Lebih lanjut Wagub Nasrul Abit menyampaikan saat pada pelaksanaan UNBK SMK telah mencapai 90% dan SMA/MA baru 87%. Ini menandakan masih banyak yang mesti kita lengkapi sarana komputer bagi daerah-daerah yang telah memiliki jaringan internet dan listrik.

Kabupaten Pesisir Selatan pada tahun ini salah satu daerah yang masih banyak sekolah SMA/MA penyelenggaraan Ujian Nasionalyang belum UNBK. Padahal dalam upaya meningkatkan daya saing daerah, anak-anak kita lebih berminat ujian mereka melalui UNBK, lebih mudah mengerjakannya dan waktu terasa lebih banyak.

Dalam meningkatkan mutu anak didik SMK/SMA/MA, diharapkan juga pemerintah kabupaten/kota juga berupaya juga meningkatkan kualitas pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP( dan Sekolah Dasar (SD). Jika kualitas dari awal bagus maka kualitas tamatan setingkat SLTA tentu akan bagus pula. Target prestasi bagaimana anak-anak kita banyak masuk perguruan tinggi favorit tetap menjadi perhatian bersama dalam menyiapkan generasi pemimpin dimasa datang, ujar Wagub Nasrul Abit.

Baca  OSN "Membangun Generasi Berkarakter, Berkualitas, dan Kompetitif"

Wagub Nasrul Abit juga mengingatkan, tentang perlunya perhatian masyarakat, orang tua dan pihak berwajib agar generasi muda kita tidak terlibat nakorba dan LGBT. Saat ini menjadi hal kondisi yang memprihatinkan, datanya seperti gunung es, baru ketahuan saat mereka pergi berobat saja.

Jika sudah demikian, jangan berharap banyak akan sesuatu kebaikan prestasi bagi anak-anak kita. Data dari survei menyatakan penyakit HIV/Aids bahwa 70% berasal dari prilaku menyimpang LGBT. Penyakit HIV/Aids adalah penyakit yang sulit disembuhkan dan biasanya penderita hanya menunggu waktu saja meninggal.

“Agar persoalan Narkoba dan LGBT ini menjadi perhatian bagi dunsanak ambo di Basa Ampek Balai ini “, seru Nasrul Abit.

Pembanguan Unit Sekolah Baru (USB) ini merupakan jawaban dari kondisi sekolah yang ada tidak lagi mampu menampung siswa karena meningkatnya jumlah penduduk dan minat sekolah yang semakin tinggi.

Walinagari Ampang Tulak Tapan, Darmansyah menyampaikan perjuangan mendapat kan sekolah baru telah dilakukan beberapa tahun yang lalu dan selalu gagal tidak mendapat respon.

Tentang nharsen

Komunitas Seni Sako Minangkabau

Lihat Juga

Kadisdik Sambut Kepulangan Peserta OGN 2018

Olimpiade Guru Nasional (OGN) merupakan wahana bagi guru SD/SMP/SMA/SMK/SMALB untuk menumbuhkembangkan semangat kompetisi akademik dan …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: