Kamis , 15 November 2018
Beranda / Bidang-Bidang / Sekretariat / 85.621 SISWA SMP/MTS & PAKET B IKUTI UN

85.621 SISWA SMP/MTS & PAKET B IKUTI UN

Sekitar 85.621 siswa SMP/MTs dan paket B dari 878 sekolah penyelenggara/lembaga  Provinsi Sumatera Barat Senin s.d .Kamis  (5 s.d. 8 Mei ) mengikuti Ujian Nasional      (UN) tahun pelajaran 2013-2014 yang pelaksanaannya serentak diseluruh Indonesia.

UN SMP/MTS, SMP Terbuka dan SMPLB yang dilaksanakan mulai pukul 07.30 hingga 09.30 Wib tersebut meliputi mata ujian Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan Ilmu pengetahuan Alam (IPA) sedangkan untuk program paket B  siang harinya mulai pukul 13.30 s.d. 15.30, 16.00 s.d. 18.00 Wib dimana pelaksanaannya selama tiga hari dengan enam mata uji yaitu Bahasa Indonesia, PPKN, Matematika, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).    

UN susulan bagi yang tidak dapat mengikutinya karena sakit dan dibuktikan dengan surat keterangan dilaksanakan 12 s.d. 16 Mei 2014, khusus program paket B tidak ada susulan, karena ada penyelenggaraannya pada tahap ke II nanti yaitu 19 s.d 21 Agustus 2014.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Drs. H. Syamsulrizal, MM yang didampingi Kakanmenag           Drs. H. Syahrul Wirda, MM, Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Prof. DR. Jamaris Jamna, M.Pd serta ketua UN  Drs. H. Bustavidia, MM Jumat (2-5) melepas  tim pendistribusian soal UN SMP/MTs dan paket B untuk Kabupaten dimana selama dalam perjalanan soal tersebut diawasi oleh kepolisian serta besok harinya  (sabtu) didistribusikan  untuk kotamadya  dari gudang penyimpanan Grafika untuk seterusnya diserahkan kepada sekolah penyelenggara/lembaga untuk disimpan terlebih dahulu di Polsek yang telah ditunjuk sebelum pelaksanaan ujian dimulai.

Baca  Kegiatan Seksi Kurikulum Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat

Drs. H. Syamsulrizal, MM juga minta kepada petugas sampai dilapangan sebaiknya kardus dibuka, dihitung oleh Kepala sekolah yang menerima , dimana kardus tersebut tidak dilihat amplopnya saja tapi sebaiknya dibuka, manatahu nanti masuk soal Bahasa Indonesia, Akutansi dan lain sebagainya dan amplopnya salah setting ( human error).  Jika  amplop soal kurang,  maka sekembali dari lapangan tentu hari ini lapor ke grafika, karena nanti dengan laporan kita dari lapangan setelah seharian tentu segera disikapi untuk besoknya diantar ke Kab/kota yang kekurangan amplop.

By: Pon Siswa, S.Sos. Sekretariat

 

Lihat Juga

Berita Duka Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar

KELUARGA BESAR DINAS PENDIDIKAN PROVINSI SUMATERA BARAT Mengucapkan Turut Berduka Cita atas Berpulangnya ke Rahmatullah …